5 Langkah untuk Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir

By | November 6, 2017

Kulit bayi, terlebih yang baru lahir, sangat tidak tebal. Kulit tidak tebal ini mengisyaratkan kalau system kebal badan Si Kecil juga rapuh. Deterjen serta product perawatan bayi yang memiliki kandungan bahan kimia, aroma, serta pewarna pada bajunya dapat buat kulit Si Kecil yang peka itu jadi kemerahan, iritasi, kering, ruam, serta gatal-gatal.

Si Kecil juga rawan terserang penyakit kulit umum seperti eksim, ruam popok, jerawat, kulit kering, serta cradle cap. Untungnya, beberapa besar ruam atau penyakit kulit bayi itu tidak beresiko serta dapat hilang dengan sendirinya. Serta karna kulit Si Kecil yang begitu tidak tebal, peka, serta gampang iritasi itu, perawatannya juga jadi susah-susah gampang. Tersebut sebagian panduan yang dapat menolong membuat perlindungan kulit Si Kecil dari iritasi.

5 Langkah untuk Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir

Mandikan, tapi janganlah terus-terusan.

Orangtua bisa mandi 2 x dalam satu hari, tapi untuk tidak Si Kecil. Mandi air hangat 3x dalam satu minggu telah cukup untuk si buah hati, namun Si Kecil bisa dimandikan seringkali bila kulitnya kotor. Terus-terusan mandi malah buat kulit Si Kecil kehilangan minyak alami yang membuat perlindungan kulit. Bila hal itu berlangsung, kulit Si Kecil dapat jadi kering serta bahkan juga jadi parah iritasi.

Hingga tali pusar terlepas, bersihkan kulit Si Kecil (terlebih lipatan di ketiak, leher, lutut, belakang telinga, jari kaki, serta daerah sekitaran alat kelamin) dengan lap basah yang bersih. Bila telah dapat dimandikan, isi bak mandi Si Kecil dengan air setinggi 2 inci. Mandikan bayi sepanjang 3-5 menit dengan air hangat serta bersih telah cukup untuk bersihkan kulitnya.

Bila menggunakan sabun, yakinkan sabunnya spesial untuk bayi serta memiliki kandungan beberapa bahan alami yang pas untuk kulit bayi serta pH yang pas untuk kulitnya. Diluar itu, dapat pula memakai sabun yang memiliki kandungan lactic acid serta lactoserum. Satu riset mengatakan kalau memakai sabun yang memiliki kandungan dua zat itu dapat jadi satu diantara pilihan untuk menghindar bakteri di kulit. Riset beda juga menyebutkan kalau sabun dengan pH rendah seperti pada product yang memiliki kandungan ke-2 bahan itu, bisa menolong melindungi kelembaban serta menghalangi perkembangan kuman pada kulit bayi. Sabun bayi dengan pH yang lebih rendah juga disebutkan baik untuk melindungi kelembaban kulit bayi yang peka. Apabila Si Kecil miliki rambut, keramasi rambutnya setiap kali mandi.

Seringkali ganti popok

Ruam popok pada kulit Si Kecil umumnya keluar karna popok tidak sering ditukar. Untuk menghindar munculnya iritasi serta kulit kemerahan, dianjurkan untuk selekasnya ganti popok selesai Si Kecil buang air kecil atau besar. Janganlah tunggulah berjam-jam untuk ganti popok bayi karna jika dilewatkan kurun waktu lama, kulit bayi juga akan alami ruam serta bahkan juga infeksi karna iritasi. Bersihkan daerah kemaluan Si Kecil dengan air serta handuk lembut yang bersih, bukanlah dengan product kebersihan bayi yang memiliki kandungan pewangi atau alkohol. Beberapa bahan itu yaitu bahan iritan yang bisa menghematasi kulit bayi yang masih tetap tidak tebal serta peka.

Pilah-pilih baju bayi

Pastikan baju Si Kecil dari katun lembut serta senantiasa mencucinya terlebih dulu dengan deterjen bebas pewangi sebelumnya dipakai. Tambah baik sekali lagi bila membersihkan baju serta perlengkapan beda untuk bersihkan bayi, seperti handuk atau lapnya dengan terpisah dengan baju orangtua. Baju serta perlengkapan untuk bayi baiknya dicuci memakai deterjen spesial untuk bayi yang lembut serta tidak memiliki kandungan pewangi.

Tidaklah perlu bedak

Beberapa pakar menyebutkan bila partikel bedak dapat terhirup oleh Si Kecil, masuk kedalam paru-parunya, serta mengakibatkan problem pernafasan. Pemakaian bedak juga tidak diwajibkan untuk melindungi kebersihan kulitnya. Bila menginginkan memberi bedak, dianjurkan tidak memberi bedak sangat banyak, cukup berikan tidak tebal serta saat Si Kecil mandi, pakai sabun yg tidak memiliki kandungan pewangi, antibakteri atau deodoran untuk memandikan Si Kecil manfaat meminimalkan iritasi.

Pilah-pilih product bayi

Senantiasa tentukan peralatan bayi baru lahir seperti product perawatan (sabun, shampo, losion, pelembap, deterjen, cream) yang memanglah spesial di buat untuk keperluan bayi. Product untuk bayi biasanya tidak memiliki kandungan pewangi atau bahan iritan yang bisa buat kulitnya iritasi. Orangtua butuh memerhatikan apakah product yang digunakan pas untuk Si Kecil atau tidak. Bila sesudah memakai product Si Kecil terlihat ruam, gatal, atau rewel karna kulitnya iritasi, selekasnya hentikan penggunaan product itu.

Bagaimana caranya pilih sabun bayi yang baik? Kulit bayi yang tidak tebal serta peka relatif gampang iritasi jika dimandikan dengan sabun pH tinggi yang memiliki bahan alkohol, deodoran, antibakteri, serta pewangi. Beberapa pakar mereferensikan kalau sabun bayi yang baik yaitu sabun memiliki bahan lembut yang spesial di produksi untuk bayi. Sabun bayi dengan pH rendah bisa melindungi keseimbangan kandungan pH pada kulit bayi serta menghindar rusaknya kulitnya.

Bila kulit bayi terlihat ruam, bentol-bentol, kerak atau luka serta Ia seringkali rewel karna kulitnya iritasi serta meradang, itu pertanda kalau Si Kecil tidak pas dengan product yang dipakai. Selekasnya hentikan penggunaan product serta tanyakan ke dokter untuk memperoleh perlakuan serta anjuran perawatan kulit Si Kecil yang tambah baik.

Jadi harta yang paling bernilai, Si Kecil memanglah perlu perhatian ekstra supaya senantiasa sehat serta berkembang dengan baik. Dengan memberi perawatan kulit yang pas, kulit Si Kecil juga akan tetaplah terbangun kelembaban dan kesehatannya.

Orangtua butuh memerhatikan kandungan yang ada pada product perawatan bayi tersebut sabun, shampo, deterjen, sampai bahan bajunya. Sabun atau shampo dengan pH relatif rendah dengan bahan non iritatif bisa jadi pilihan untuk menjaga kulit Si Kecil.